Tafsir QS Al Alaq ayat 3 - Ustadz Abdullah Zaen, LC
Oleh : Sulis Sha
ٱقْرَأْ وَرَبُّكَ ٱلْأَكْرَمُ
Referensi : https://tafsirweb.com/12869-surat-al-alaq-ayat-3.html
Artinya: Bacalah, dan Rabbmu Yang Maha pemurah
ٱقْرَأْ Artinya bacalah
Di dalam ayat ini ada kata yang terulang. Yaitu Iqra’. Sudah disebutkan di ayat yang pertama, tapi di ulaang lagi di ayat 3. Tujuan dari pengulangan ini, menurut sebagian ulama hanyalah untuk penegasan, penekanan, perintah kepada Rosulullah shallallahu alaihi wa sallam untuk membaca.
Menurut para ulama lain, pengulangan ini bermakna baru. Bukan hanya sekedar untuk penegasan. Tapi Allah mengisyaratkan bahwa ada makna baru di dalam ayat yang ketiga yang tidak ada di ayat 1. Ijtihad ulama perbedaan Iqra’ di ayat 1 dan 3 adalah,
1. Iqra’ di ayat 1 merupakan perintah untuk diri sendiri. Maksudnya, perintah ini hanya ditujukan kepada Rosulullah shallallahu alaihi wa sallam. Sedangkan di ayat ketiga, adalah perintah untuk membaca supaya disampaikan ke orang lain.
Jadi maksudnya adalah bagi orang yang memiliki ilmu, maka diperintahkan untuk memiliki kepedulian bagi sekelilingnya. Jadi tidak hanya sekedar membaca, ngaji, tapi tidak bermanfaat untuk orang lain. Makanya sangat disayangkan apabila orang yang setiap hari mengaji, tapi tidak mau menyampaikannya pada orang lain. Dan akhirnya yang ngaji tiap hari ya itu-itu saja.
Kita punya tanggung jawab, setelah mendapatkan cahaya kita harus mampu menerangi lingkungan sekitar kita. Makanya seharusnya kita sampaikan hasil ngaji kita ke orang lain. Tapi dalam penyampaiannya pun harus sesuai dengan kebenaran, jangan sampai belum baca, belum belajar sudah berbicara duluan.
2. Iqra’ di ayat satu membaca Al quran ketika sholat. Sedangkan Iqra di ayat ketiga, bacalah Al quran ketika di luar sholat.
3. Iqra yang pertama untuk memahami kekuasaan Allah. Kita diminta untuk bertafaqur, merenungi kekuasaan Allah yang telah menciptakan alam semesta ini. Jadi ketika kita membaca, diharapkan kita bisa mengenali kekuasaan Allah. Jadi seharusnya semakin membaca, semakin tunduk dengan Allah.
Sedangkan iqra’ di ayat yang ketiga ini adalah membaca untuk memahami syariat-syariat Allah, hukum halal dan haram, untuk mengetahui mana yang wajib mana yang sunah dsb. Jangan sampai orang yang belajar itu merasa sudah penuh gelasnya.
Kata sebagian ulama, seseorang yang belajar dan merasa gelasnya sudah penuh, itu termasuk orang yang jahil (bodoh). Sebaliknya orang yang merasa dirinya bodoh, peluang untuk menjadi pintar itu bisa terbuka lebar. Dan ada juga orang yang bodoh tapi tidak merasa dirinya bodoh. Namanya jahillun moroqab.
وَرَبُّكَ ٱلْأَكْرَمُ Artinya Dan Rabbmu adalah Maha Pemurah
Al akram : maha pemurah.
Allah menggunakan sifat ini, menurut sebagian ulama untuk mengingatkan pada Rosulullulah agar tidak usah khawatir. Walaupun Rosulullah tidak bisa membaca, tetapi Allah itu maha pemurah. Dengan kemurahanNya bisa membuat kamu (Rosulullah) bisa membaca. Walaupun sebelumnya tidak pernah belajar membaca dan menulis.
Pemurah —> memberi sesuatu yang layak untuk diberikan dan tidak minta imbalan. Jadi bukan memberi segala sesuatu. Karena terkadang, ada hal yang memang tidak layak untuk diberikan. Balasan itu tidak mesti sifatnya materi.
Qs Al Insan ayat 8-9
“ Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim dan orang yang ditawan”
“ Sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanyalah untuk mengharapkan keridhaan Allah, kami tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula (ucapan) terima kasih.”
Salah satu sifat para penghuni surga adalah memberi makanan yang dia sukai. Dan yang dia berikan adalah makanan yang kondisinya baik. Dan memberikan hanya mengharap keridhaan Allah, tidak mengharapkan terima kasih.
Dua sisi kemahamurahan Allah,
1. Allah tetap memberikan karunia kepada orang-orang yang bermaksiat, membangkang pada Allah.
Contoh paling jelas adalah diri kita sendiri. Hari ini, berapa kali kita menggunakan mata untuk bermaksiat? Meskipun telah banyak bermaksiat, Allah tetap akan memberikan kenikmatan melihat pada kita.
2. Allah sering sekali memberi kepada kita, tanpa kita minta.
Sumber: https://youtu.be/nRnjzbSqH6E
Komentar
Posting Komentar