Tafsir QS Al Alaq ayat 17-18 (Ustadz Abdullah Zaen, LC)
Oleh : Sulis Sha
فَلْيَدْعُ نَادِيَهُۥ
Maka biarlah dia memanggil golongannya (untuk menolongnya),
سَنَدْعُ ٱلزَّبَانِيَةَ
Kelak Kami akan memanggil malaikat Zabaniyah,
Ketika Rosulullah sedang berdakwah, ada Abu Jahal di belakang yang menghinanya. Namun Rosulullah mendiamkannya dan meninggalkan begitu saja tanpa menghiraukan Abu Jahal. Lalu Abu Jahar membentak dan dan berkata,
“Kamu apa tidak tahu, bahwa di negeri ini tidak ada yang lebih banyak pendukungnya dibandingkan aku?”
Lalu Allah menangang balik dengan ayat,
“Maka biarlah dia memanggil golongannya (untuk menolongnya), kelak Kami akan memanggil malaikat Zabaniyah,”
Kata para ahli tafsir, Abu Jahal ini punya majelis (tempat kumpul) yang selalu penuh. Sehingga dia merasa punya banyak pengikut, sehingga merasa punya pendukung yang banyak. Sehingga dia banggakan pengikutnya. Padahal Allah sudah katakan di surat At takatsur, bahwa kita dilarang untuk berbangga-bangga.
Abu Jahal ditantang oleh Allah untuk memanggil seluruh pengikutnya. Akan tetapi setelah memberikan tantangan itu, Allah mengatakan,”Jika kamu memanggil pengikutmu, maka kami kelak akan panggil malaikat Zabaniyah”
Riwayat Ibnu Abbas,
“Demi Allah, seandainya Abu Jahal mengerahkan para pendukungnya, niscaya Allah akan memerintahkan malaikat zabaniyah untuk mencabut dan mencampakkan Abu Jahal”
Malaikat : Bala tentaranya Allah yang tidak tahu berapapun jumlahnya kecuali Allah sendiri.
QS Al Mudattsir Ayat 31
“Dan tiada Kami jadikan penjaga neraka itu melainkan dari malaikat: dan tidaklah Kami menjadikan bilangan mereka itu melainkan untuk jadi cobaan bagi orang-orang kafir, supaya orang-orang yang diberi Al-Kitab menjadi yakin dan supaya orang yang beriman bertambah imannya dan supaya orang-orang yang diberi Al Kitab dan orng-orang mukmin itu tidak ragu-ragu dan supaya orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit dan orang-orang kafir (mengatakan): "Apakah yang dikehendaki Allah dengan bilangan ini sebagai suatu perumpamaan?" Demikianlah Allah membiarkan sesat orang-orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan tidak ada yang mengetahui tentara Tuhanmu melainkan Dia sendiri. Dan Saqar itu tiada lain hanyalah peringatan bagi manusia.”
Hadits Riwayat Imam Bukhari Muslim,
Dalam sebuah perjalanan malam Isra’ miraj. Ketika beliau Rosulullah ke miraj, beliau cerita apa saja yang ditemuinya. Termasuk yang dilihatnya adalah baitul makmur (bangunan istimewa di langit ketujuh) dan itu tempat ibadah para malaikat.
Kata Rosulullah, “Ketika aku dipertemukan dengan Jibril, aku bertanya pada jibril, “apa ini?” Lalu jibril menjawab,
“Ini adalah baitul makmur. Setiap hari di baitul makmur ini sholat 70 ribu malaikat” kata malaikat jibril,
“Setelah selesai sholat hari itu, sebanyak 70 ribu malaikat tersebut akan keluar semuanya, dan tidak akan pernah kembali lagi”. Sehingga tidak ada yang tahu pasti berapa jumlah malaikatnya Allah.
Malaikat ini jumlahnya banyak, super tangguh, super kuat, dan super taat.
QS At Tahrim ayat 6
“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.”
Kata Ibnu Abi Thalib dalam sebuah riwayat yang diriwayatkan Imam At thabari, dan dinyatakan shahih oleh syekh Albani, bangunan baitul makmur itu lurus dengan kakbah.
Malaikat zabaniyah
Dalam tafsir Ibnu Katsir, disebutkan bahwa malaikat Zabaniyah adalah malaikat adzab. Yang tugasnya menimpakan adzab. Tugasnya adalah memberikan adzab pada orang-orang di dunia dan mencampakkan mereka di akherat. Malaikat Zabaniyah ini termasuk malaikat yang postur tubuhnya sangat besar.
Dari Abdullah ibnu Abi Al Fudhail (disebutkan oleh Imam At Thabari dalam tafsirnya)
“Malaikat zananiyah itu kakinya di bumi, kepalanya di langit”
Apa pelajaran yang bisa diambil dari ayat ini?
1. Jangan besar kepala (sombong) terutama orang-orang yang punya kedudukan, pengikut, kekuasaan dan seterusnya. Karena kekuatan mereka dibandingkan kekuatan Allah tidak ada apa-apanya.
Az Zumar ayat 67
“ Dan mereka tidak mengagungkan Allah dengan pengagungan yang semestinya padahal bumi seluruhnya dalam genggaman-Nya pada hari kiamat dan langit digulung dengan tangan kanan-Nya. Maha Suci Tuhan dan Maha Tinggi Dia dari apa yang mereka persekutukan.
2. Jangan gentar
Untuk orang-orang yang berjuang membela islam, walaupun menghadapi musuh yang punya pengikut banyak.
Komentar
Posting Komentar